Selasa, 27 Desember 2016

GARUDA HAUS TROFI

Sebagai pencinta pecinta sepakbola rasanya kurang afdol banget gue nggak bahas soal Timnas kita..

Timnas Indonesia!

Ekpetasi rakyat Indonesia terhadap Timnasnya sangat begitu besar. let’s see, waktu Timnas maen di home puluhan ribu orang siap mendukung Timnas entah mereka orang miskin, kaya, etnis Tionghoa, orang Papua, sunda, jawa, hitam dan putih semuanya menjadi satu dan menjadi kesatuan untuk menjadi pemain ke-12 untuk Timnas Indonesia.

Tapi, expetasi berbanding terbalik dengan realita. Timnas sering menelan pil pahit dari berbagai kekalahan dan kegagalan bahkan di kejuaraan AFF Timnas seakan mendapatkan julukan “Juara Tanpa Mahkota” bermain apik di qualifikasi dan semifinal tapi melempem di final.

Tentunya dari kegagalan tersebut terdapat banyak aspek mulai dari pembinaan usia dini, dualisme liga, kompetisi yang kurang sehat, mentalitas pemain bahkan carut marut nya induk sepak bola kita yaitu PSSI.

Sebagai pencinta sepak bola tentuya rasa kecewa yang didapat bilamana Timnas kita selalu mengalami kegagalan. “Tapi seburuk apapun Timnas, apakah kita selalu berada dibelakang mereka?”

Tidak!!!

Mereka tau Timnas Indonesia tidak sehebat Timnas German yang juara dunia, mereka tau permainan Timnas Indonesia bukan tiki-taka ala Timnas Spanyol. yang mereka tau adalah  “Semuanya akan indah pada waktunya”. Mungkin kalimat tersebut hanya sebagai obat penenang sementara untuk para supporter pencinta Timnas.

Tapi, mereka mempunyai keyakinan besar bahwa “obat penenang” tersebut bisa menjadi sebuah kenyataan entah  kapan  para garuda yang terbang bisa membawa trofi kemenangan ke bumi pertiwi, namun kenyakinan tersebut selalu ada dalam benak jutaan para pecinta timnas. tidak akan pernah pudar bahkan tidak pernah hilang!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar